Advertisement

Kecerdasan Emosional (EQ) dan Manfaatnya

Kecerdasan Emosional – Banyak orang awam yang berpendapat bahwasanya orang yang cerdas adalah orang yang mempunyai masa depan cerah dalam artian orang tersebut pasti akan menjadi orang yang sukses dan orang yang kaya raya. Kecerdasan yang dimaksud adalah Kecerdasan Intelegensi (IQ). Bertahun-tahun lamanya IQ dipercaya dan diyakini sebagai sebuah standart dalam menentukan keberhasilan dalam hidup seseorang. Sampai pada awal tahun milenium baru, seorang Psikolog Daniel Goleman mempopulerkan istilah Emotional Quotient (EQ) atau Kecerdasan Emosi sebagai faktor penting lainnya didalam menentukan keberhasilan hidup atau prestasi seseorang.

Kecerdasan Emosional ini akan menjadi topik bahasan dari postingan blog Berbagi Informasi dan Tips Terbaru khusus di persembahkan bagi anda semua pengunjung setia blog ini, setelah beberapa waktu yang lalu Ariesense sudah berbagi tips tentang cara menonton TV Online Indonesia dan Mancanegara yang mungkin bermanfaat bagi anda semua.

Kecerdasan Emosional

kecerdasanemosi Kecerdasan Emosional (EQ) dan Manfaatnya

Kecerdasan Emosional sendiri memiliki pengertian suatu kemampuan yang dapat mengerti emosi diri sendiri dan orang lain, serta mengetahui bagaimana emosi diri sendiri terekspresikan untuk meningkatkan maksimal etis sebagai kekuatan pribadi.( Steiner (1997))

Masih banyak psikolog lain yang memaparkan tentang arti sebenarnya dari Kecerdasan emosional ini, pengertian-pengertian tersebut sepintas berbeda tetapi jika dikaji lebih lanjut dan mendalam akan didapatkan satu kesimpulan yang sama yaitu kecerdasan emosional bahwa adalah kemampuan mengenali perasaan sendiri dan perasaan orang lain, kemampuan memotivasi diri sendiri, kemampuan mengolah emosi dengan baik pada diri sendiri dan orang lain.

Manfaat Memiliki Kecerdasan Emosional

Terus sebenarnya apa manfaat yang terkandung jika seseorang memiliki tingkat kecerdasan emosional yang diatas rata-rata? Mungkin hasil penelitian yang dilakukan oleh Goleman berikut bisa menjawab pertanyaan tersebut. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Goleman berkesimpulan bahwasanya keberhasilan seseorang ternyata hanya 20 % saja yang di pengaruhi oleh tingkat intelegensi (IQ) yang tinggi selebihnya yaitu 80 % di pengaruhi oleh tingkan Kecerdasan Emosional (EQ).

Hal tersebut berarti orang yang memiliki intelegensi tinggi atau diatas rata-rata tidak bisa menjamin dirinya bisa berhasil atau berprestasi pada masa yang akan datang jika tidak ditopang dengan tingkat Kecerdasan Emosional yang tinggi pula. Apalagi di jaman serba modern seperti saat ini, tingkat stress sesorang cenderung meningkat akibat tidak bisa mengelola emosi yang dimiliki, meskipun orang tersebut cerdas dan pandai.

Penelitian yang di lakukan Goleman menyatakan bahwasanya orang ber IQ tinggi namun tidak memiliki kecerdasan emosional, akan cenderung mudah frustasi, sulit bergaul, keras kepala, tidak mudah percaya, dan tidak peka dengan lingkungan sosial yang ada disekitarnya.

Jadi jelas sekali, kecerdasan emosional mutlak diperlukan sebagai modal dalam mengarungi kehidupan, baik itu kehidupan pribadi, kehidupan dalam rumah tangga, kehidupan sosial masyarakat dan kehidupan ekonomi seseorang.

Cara Melatih Kecerdasan Emosional

Siapa saja bisa meningkatkan kecerdasan emosional, berikut ini beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk melatih kecerdasan emosional anda sendiri, sehingga kecerdasan emosional yang ada pada diri meningkat dan mendatangkan manfaat bagi anda sendiri.

1. Kenali emosi diri
Langkah awal yang baik untuk anda lakukan adalah mengenali emosi yang ada pada diri anda, anda harus bisa membedakan pesan emosi yang sedang terjadi pada diri anda seperti takut, sakit hati, marah, frustasi, kecewa, rasa bersalah, kesepian.

2. Lepaskan emosi negatif dalam diri anda

Latihan ini akan meningkatkan kemampuan anda untuk emmahami akibat yang ditimbulkan oleh adanya emosi negatif yang ada pada diri anda. Emosi negatif yang dimaksud adalah emosi yang bisa menyebabkan keadaan anda memburuk seperti stress, marah, dan frustasi. Cara melepaskan emosi negatif seperti ini adalah dengan mendayagunakan pikiran bawah sadar anda, sehingga emosi negatif tersebut tidak berimbas kepada orang-orang yang ada di dekat anda.

3. Memotivasi diri sendiri.
Kegiatan memotivasi diri sendiri sering dilupakan oleh orang, padahal memotivasi diri sendiri bisa meningkatkan kualitas kecerdasan emosional seseorang. Di jaman modern saat ini banyak orang yang justru terbawa dan terkungkung oleh pikiran pragmatis tanpa adanya motivasi kuat dari dalam dirinya sendiri

4. Mengenali emosi orang lain
Kecerdasan emosional berkaitan erat dengan empati, empati adalah kemampuan bisa merasakan emosi yang sedang dirasakan oleh orang lain. Dengan melakukan latihan mengenali emosi orang lain anda akan memiliki rasa empati yang sangat bagus sekali untuk kecerdasan emosional anda.

5. Memotivasi Orang Lain

Saat ini jarang sekali di kehidupan kita sehari-hari kita jumpai orang yang bisa memberikan motivasi orang lain yang ada di dekatnya, seakan-akan tugas memotivasi orang lain merupakan tugas seorang motivator saja, persaingan bisnis, sifat iri hati dan dengki sekarang yang banyak kita temui di sekitar kita. Padahal dengan memotivasi orang lain, maka kita akan dengan mudah belajar bagaimana cara memahami perasaan emosi orang lain yang bisa meningkatkan kecerdasan emosional yang kita miliki.

Itulah ulasan Kecerdasan Emosional yang menjadi topik bahasan blog Berbagi Informasi dan Tips Terbaru kali ini, semoga ulasan yang sangat minim diatas bisa bermanfaat bagi anda semua, khususnya para pengunjung setia blog Ariesense.com ini. Jangan lupa untuk berkunjung kembali ke blog yang sederhana ini di lain kesempatan yang anda miliki. Salam dari saya untuk anda semua dan selamat meningkatkan Kecerdasan Emosional yang anda miliki.

Sumber gambar : gettyimages

Advertisement

Blogger Tinggal di Bondowoso - Jawa Timur - Indonesia

Leave a Reply